Titik dua bintang
Setiap orang pasti pernah merasakan cinta. Ibu kantin, guru bp, mas2 tahu bulat, mbak2 spg, bapak menteri, sampai presiden pasti pernah merasakan cinta. Dan setiap orang yang pernah merasakan cinta pasti juga pernah merasakan sakit hati, bisa karena kecewa, diselingkuhi, ditikung, atau dibohongi.
Berani mendekati cinta itu artinya siap menghadapi patah hati, tidak peduli apakah itu cinta sejati atau cinta monyet ala anak smp yang masih bingung bedain mana bagian depan sempak guru bp.
Ketika kita memutuskan untuk mencintai seseorang, maka harapan terbesar kita adalah dicintai balik. Kita akan berusaha gimana caranya agar si dia tau kita mencintainya dan dia mencintai kita juga, mulai dari memberikan hadiah, ngajak jalan bareng, cari tau hal yang dia suka, sampai rela nganterin dia pulang padahal jarak rumahnya 100 kilometer, dan akhirnya kita punya kesempatan buat menyatakan cinta dan tau dia juga mencintai kita.
Tapi itu semua hanya cerita manis yang pernah dialami oleh sebagian orang, sebagian dari kita juga pasti pernah merasakan pahitnya ditolak cinta, pahitnya diabaikan oleh orang yang kita cintai, padahal udah bela2in nganterin martabak spesial tiap malem kerumahnya.
Tapi itu tidak terlalu pahit atau menyakitkan, hal yang paling pahit serta menyakitkan adalah ketika kita tidak tau apa kita harus tetap mencintai seseorang setelah mengalami penolakan atau pergi meninggalkan mencari hati yang lain.
Titik dua bintang
Hal yang tulus dengan memberi cinta tanpa mengharap balik itu lebih baik. Sehingga dirimu tidak akan mengalami pahit serta sakit akan cinta, yakinlah hal yang tulus akan memberimu hal yang manis serta bahagia akan cinta yang kau beri kepadanya, walaupun kamu udah bela2in nganter martabak manis coklat keju spesial kerumahnya yang jaraknya 100 kilometer dari rumahmu.
Hal yang tulus dengan memberi cinta tanpa mengharap balik itu lebih baik. Sehingga dirimu tidak akan mengalami pahit serta sakit akan cinta, yakinlah hal yang tulus akan memberimu hal yang manis serta bahagia akan cinta yang kau beri kepadanya, walaupun kamu udah bela2in nganter martabak manis coklat keju spesial kerumahnya yang jaraknya 100 kilometer dari rumahmu.

No comments:
Post a Comment