Melepas penat disenja yang semu...

*tarik napas panjang*
Rasakan hangatnya mentari sore hari, kepulan asap yang terus menyeruak.
Ufuk barat mulai memerah, fajar mulai menyingsing, tenggelam sepi tajam tak berawak menanti kedatangan secercah cahaya bulan yang sebentar lagi terang.
Rasakan dinginnya hembusan angin malam, menjalar kebagian relung hati yang terdalam, suara gitar yang terdengar merdu mengiringi senja yang telah pergi sejam yang lalu tanpa bekas purnama.
Rasakan sakitnya ditinggal olehmu, menusuk tepat disanubari hati yang telah kosong, tertutup oleh kenangan yang mulai memudar akibat keadaan fajar dan purnama yang telah menghilang sejak lama.
Disatu sisi, tertembak didada rasanya sakit. Sangat sakit.
Tapi disisi lain, senang bisa berdarah, merasakan sakit. Merasakan cinta.
Cinta yang sengaja dipendam, adalah cara tercepat menuju patah hati.
(Sky High)
No comments:
Post a Comment